Sunday, 5 December 2010

Raja Spam Asal Rusia Tak Mau Mengaku

Seorang pria asal Rusia yang diyakini FBI (Federal Bureau of Investigation) bertanggung jawab atas sepertiga spam yang beredar di internet, bersikeras membela diri dengan mengatakan dirinya tidak bersalah saat disidang di pengadilan Milwaukee, Wisconsin, Amerika Serikat.

Padahal menurut dokumen pengadilan dan keterangan tertulis FBI, para ahli keamanan internet melihat adanya botnet penyebar spam otomatis 'Mega-D', yang merupakan sumber utama untuk menjual barang-barang palsu. Oleg Nikolaenko, tersangka yang dijuluki sebagai Raja Spam, diketahui adalah dalang dibalik ini.

Dikutip WArtaTekno dari Cnet, Minggu (05/12/2010), dalam dokumentasi pengadilan disebutkan bahwa Mega-D diperkirakan sebagai botnet terbesar di dunia dengan 'kontribusi' sebesar 32 persen dari spam yang beredar.